Cara Membuat Website Sebagai Aset
November 28th, 2009Dulu saya pernah dimakan website, artinya gini: Saya telah membeli website dengan uang tentu saja, kemudian membelanjakan beberapa waktu untuk men-setup-nya, mencari ide untuk content-nya, mempromosikannya agar ramai pengunjung dan sebagainya. Sayangnya waktu itu saya terlalu fokus dengan hal-hal detail seperti bagaimana membuatnya dari 2 kolom menjadi 3 kolom, membuat banner saya sendiri, mengubah bentuk header website, dan sebagainya, tetapi karena belum menguasai benar maka terlalu banyak waktu yang saya habiskan untuk hal tersebut, malahan parahnya website malah menjadi rusak, tambah jelek dan kacau! hehe..
Efek jelek lainnya antara lain, saya menjadi pusing karena pekerjaan website kurang beres, kadang-kadang karena penasaran malah pekerjaan utama yang berhubungan dengan website terlupakan, yaitu “menjual” dengan website tersebut, akhirnya prestasi penjualan pun menurun, saya merasa gagal, jadi malas dan website malah lebih terbengkalai lagi, website mangkrak! itulah istilah saya.
Artinya saya telah dimakan oleh website. Sudah keluar uang, belanjakan waktu, tenaga, plus terkena pusing pula, dan penjualan malah menurut. Seandainya tidak beli website dan tidak menghabiskan waktu seperti itu mungkin penjualan yang menjadi fokus saya bisa tetap dipertahankan, pusingpun tidak, uang pun tak perlu keluar. Saya benar-benar telah dimakan website waktu itu.
Mestinya, website itu adalah Aset. Aset artinya adalah sesuatu yang memberi kita MAKAN. Sedangkan kebalikannya adalah Liabilitas yaitu sesuatu yang MEMAKAN kita.
Beruntunglah ada nasehat sederhana dari seorang teman. Dia bilang, “kok repot pak? mengapa tak membuat website yang sederhana saja, semampumu saat ini, yang penting isinya dong pak!”, demikianlah apa kata teman saya itu.
Akhirnya saya menggunakan website berbasis wordpress, dan benar, installnya pun cukup 5 menit saja. Ohya, tentang istall website yang mudah baca disini: Bikin website dalam 5 menit. Template yang saya pilih juga yang ringan, yang loadingnya cepat, yang tidak memakan resource server yang terlalu besar seperti gambar-gambar besar.
Akhirnya saya tau sekarang bagaimana menjadikan website-website sederhana sebagai sumber penghasilan di internet ini.
Berikut ini beberapa artikel tentang menghasilkan uang dari website, untuk menjadikan website anda sebagai Aset tadi:
Jika anda ingin berbisnis website hosting maka caranya adalah dengan menyewa atau membeli hosting yang berkapasitas besar sekaligus, kemudian memecahnya menjadi paket-paket yang lebih kecil. Misalnya Anda menyewa hosting dengan kapasitas 2000Mb seharga 1juta rupiah pertahun, kemudian Anda membuat paket-paket kecil masing-masing 20Mb maka anda akan punya 100 paket. Jika Anda menyewakan 100 paket tadi masing-masing Rp20.000/tahun maka setahun Anda akan mendapatkan uang 2juta. Karena anda beli 1juta maka untung anda adalah 1juta setiap tahun, dengan asumsi semua paket laku. Ini sekedar contoh saja. Bisnis website hosting ini sangat menarik dan menguntungkan dan awet, jika anda pandai mencari pelanggan, penghasilan tambahan anda bisa berkelanjutan, berulang setiap tahun atau setiap bulan tergantung periode penyewaan website hosting Anda. Selengkapnya silahkan baca di sini: Bisnis Website Hosting
Bikin website atau Blog bisa dapat Duit. Mau tahu bagaimana caranya? Silahkan ke website ini: Ngeblog Dapet Duit
Menulis Di Website Dapat Duit. Ya, sebenarnya website adalah tentang menulis. Baca di sini: Cara Membuat Tulisan Jadi Duit.
Bisa juga Anda: Investasi Di Website Dengan Keuntungan 1000 Persen.
Bisa juga Anda membuat website untuk dijadikan support sistem untuk team bisnis Anda, website replika namanya. Website seperti ini bisa digunakan oleh seluruh team, untuk training online dan sebagainya. Di website yang satu ini, saya mempresentasikan bisnis pulsa dengan sistem viral marketing. Member saya saat ini sudah ribuan orang, dan website ini mampu menjadi alat bantu untuk mengembangkan bisnis, support sistem online sekaligus training center. Silahkan Anda lihat sendiri website presentasi bisnis pulsa paling lengkap disini: http://plazapulsa.com
Dan banyak lagi cara menjadikan website sebagai Aset. Tentu saja.
Untuk belajar lebih detail tentang Internet Marketing, agar Anda dapat ilmu yang sangat banyak tentang mencari uang di internet, terutama dengan menggunakan website, anda bisa membaca yang satu ini: Belajar Internet Marketing Indonesia Terlengkap
Demikianlah beberapa cara menjadikan website anda sebagai Aset.
Best Regards
Mufli
Artikel Terkait:
Website Dan Investasi Dahsyat di Internet
Aset adalah sesuatu yang memberi kita makan, sedangkan kebalikannya adalah Liabilitas yaitu sesuatu yang memakan kita. Contoh Aset dalam internet marketing misalnya Website yang dibeli dengan harga...
Promosikan Website Anda Agar Ramai Yang Mengunjungi
Sungguh demikian bayak memang website yang mati karena sunyi sepi tanpa traffic yang memadai. Pada awalnya saya berkeyakinan setiap website diharapkan untuk memiliki kemampuan untuk menghasilkan,...
Cara Agar Website Anda Dibiayai Orang Lain
Mempunyai website sendiri dengan cara membelinya? Itu ide bagus. Selain itu tentu saja bisa membuat blog gratis seperti di wordpress.com atau blogger.com misalnya. Namun lebih banyak orang yang...
Cara Membuat Tulisan Jadi Duit
Seperti sulap, bim salabim! Tulisan Jadi Duit. hehe…? Wah kalau cara membuat tulisan yang seperti ini berat deh, karena aku bukan tukang sulap sih.? Saya tetap akan mencoba menulis topik satu...
Website yang Membuat Anda JATUH CINTA
Saya tidak tengah jatuh cinta tapi apa yang saya maksud website yang membuat Anda jatuh cinta adalah website yang mampu menyita waktu Anda dan membuat Anda BETAH nongkrong disana, pokoknya membuat...
Baca Juga:
Cara Lihai Bahasa Inggris Untuk Anda
Kira-kira apa yang penyebab sebelum ini belajar bahasa inggris Anda nampaknya sulit banget berhasil ? umumnya disebabkan caranya saja kok yang perlu BEDA. beda cara beda hasilnya dalam mempelajari itu.
Cara Mahir Bahasa Inggris Untuk Anda
Kalo beda caranya beda pula hasilnya dalam mempelajari bahasa inggris tersebut.
Cara Membuat Website Sebagai Aset

